Monday, May 19, 2008

Kacian deh saya ...

Saya termasuk orang yg sensitif, apalagi untuk urusan pertemanan.
Awalnya, saya pikir dia bisa jadi temen saya.

Si oknum ini, terlihat menyenangkan dan smart! Keren deh pokoknya.
Hingga suatu saat, saya tau bahwa dia bukan teman yg cocok untuk dijadikan partner susah senang bersama.
Gelagat aneh, banyak terjadi dan saya cukup kecewa dengan model pertemanan seperti ini. Dia bisa dengan halus menusuk dari belakang dan say good bye dengan mimik "kasian deh lo"
sungguh bukan contoh seorang teman yang ngakunya, "rin, kalo kita ga saling percaya. siapa lagi yang bisa dipercaya di dunia ini."
Helloooow, gimana bisa percaya sama elo.

Kalo ternyata, elo ga lebih dari seorang ambisius yg tega banget!

sumber : rina

Rin rin .. nasib kok podho hehehe ..
Yo wes lah, Gusti Alloh kan ora sare ... sumeleh wae ... kabeh lak bakal ono itung-itungane ... (mode on * menghibur diri ^_^)
Kalo coro Amrik ya dogs eat dogs (thanks to Rahmat for this vocab), atau di Indonesia ya PMP alias pren makan pren hehehe ..
Emang kok, nggak selamanya orang baik itu tullluusss ... kadang mbaik-baikin kita hanya karena si oknum tadi punya interests, cuma mau memanfaatkan kita aja ... setelah selesai ya abis manis sepah dibuang ...
Makanya kalo ada orang baiiik banget ma kita, sedikit ati-ati lah ... jangan-jangan, hiii ... caaacuuuut!
Te-op-pe-be-ge-te kalo bisa gene ...
People may be unkind, just be kind.....
They may cheat, just be honest....
They may forget your good deeds, just do good.
It is between you & GOD, not you & them...
Hiks ... teganya dirimu teganyaaaa ...

Wednesday, May 14, 2008

Summer session

Hari-hari ini kampus sepi.
Perpustakaan sepi.
Union juga sepi.
Summer begini banyak yang kerja (part time atau just for the summer), uangnya buat bayar sekolah atau pergi keluar negeri. Jadi nggak ada atau sedikit cerita kalo anak muda Amerika keluar negeri pake duit ortu mereka (kecuali yang tajiirr banget!). Summer adalah saat yang paling tepat buat kerja, cari duit. Bayangpun ... Mei sampe Agustus .. 3 bulan buat kerja, kalo satu jam dibayar 7 dolar, sehari kerja 6 jam berarti sedina bisa ngumpulin uang 42 dolar. Seminggu kerja 5 hari maka dalam seminggu ada duit 210 dolar. Sebulan itu akan menjadi 840 dolar dan itu artinya kerja 3 bulan bisa dapet uang 2.520 dolar (kalo dirupiahkan .. hmm hampir 20 juta man!) Dan di sini, kerja keras apalagi saat summer udah menjadi kebiasaan!
Nggak cuma mahasiswanya, para professor juga iya, tapi mereka nggak kerja di luar universitas. Kebanyakan mereka sibuk dengan penelitian masing-masing, ikutan conference, atau ke luar negeri. Jadi walaupun summer tidak ada istilah libur, semua sibuk dengan urusan masing-masing.
Jadi kalo belum terbiasanya rasanya akan sangat menyiksa, ngantuk (palagi udara sangat mendukung), males ... dan jadinya malah tidak produktif.
Seandainya saja di Indonesia ada summer .. yang seperti ini, bukan summer yang disamakan dengan musim kemarau, tapi yang berarti adanya kebebasan untuk kerja, cari uang, atau pergi ke mana suka ... tanpa dibebani dengan kewajiban rutin ...
Seandainya ...

Monday, May 12, 2008

Kamu cuma sebatas catatan kaki ...

Pengin ketawa juga waktu seorang teman curhat kepada saya tentang "catatan kaki" bukan dalam arti sebenarnya, namun kiasan. Itu artinya seseorang "tidak dianggap keberadaannya", tidak penting, tidak diperlukan atau mungkin bahasa kerennya personna non grata.

Bukannya malah tersinggung ketika ada seorang teman lain yang mengatakan itu kepada saya, tapi saya justru malah bersyukur. Itu artinya saya tidak akan dibebani dengan berbagai atribut, penghargaan ataupun penghormatan. Lebih enak jadi manusia biasa, nggak ribet, nggak mikir image, nggak mikir standar tetek-bengek, menjalani hidup ini apa adanya dan mengalir seperti air.

Sama sekali bukan eufemisme, tapi saya rasakan betul sebagai sebuah hal yang biasa. Kenapa harus marah atau jengkel ... toh sebuah karya tulis tidak akan ada artinya tanpa catatan kaki hehehe ... Maksudnya, hidup ini kan sudah sangat lengkap dan canggih dengan peran kita masing-masing. Semua pasti punya peran, dan bagi saya yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan peran kita dengan sebaik-baiknya. Nggak perlu bingung dan cemas dengan peran orang lain. Mau dapat bintang lima atau bintang tujuh, itu hak setiap orang sesuai dengan usahanya.

Dan jika orang menilai kita hanya sebatas catatan kaki, ya silakan saja ... itu hak mereka buat ngomong apa saja, yang penting, kata Ibu Theresa itu, kita tetep saja tersenyyum dan menyelesaikan tugas kita dengan sebaik-baiknya. Hidup ini terlalu berharga untuk selalu kuatir dengan sikap dan penilaian orang lain ... let 'em roll ... we have to do the best for our life, isn't?